rahasia wajah cantik itu

6 Feb

Hari ini hari minggu aku dan ke ke 3 teman temanku diminta untuk mengisi sebuah acara, walau pun di selenggarakan di jalanan namun tidak menghalangi penonton menikmati musik kami
Love Love Love everybody
Clap Clap Clap I want you back to me
I would feel like I own the whole world

Love love love
Dalam sekejap sudah terbentuk kerumunan orang menonton kami. “terima kasih, telah datang” ucapku mengakhiri lagu, kerumunan itu pun berkurang tak seperti ketika kami tampil. Aku dan ke 4 temanku menuju backstage. “penampilan kalian bagus “ puji salah satu panitia, “kamsahamnida hyung” jawabku. Kami pun pulang di per jalanan aku bertemu dengan pacar sahabatku, “Eunsu!” panggilku, ia pun menoleh “Jonghyun” ia pun terrsenyum. “kau datang juga, kenapa tak memberitahuku dulu” tanyaku, “ah,anniyo aku tadi hanya kebetulan lewat saja ko” katanya ramah. Tiba tiba datang lah sahabatku Key, “mainhae aku datang terlambat” katanya, “Jonghyun? Sedang apa kau disini? Mau mengganggu pacarku ya?” tanya Key. “eh, siapa yang gangguin? Aku tuh cuma mengobrol sdikit dengannya, dasar pencemburu!” hardikku. Dasar Key tidak bisa melihat sahabatnya ini senang sedikit apa, selalu saja menggangu! Sejujurnya kau memang menyukai Eunsu namun dia adalah pacar Key jadi aku hanya bisa memandanginya saja tak bisa berbuat banyak. Perkenalkan aku Lee Jonghyun seorang personil band yang nsibnya sangat buruk, aku mempunyai sahabat yaitu Key dia mempunyai pacar yang sangat cantik. Walau pun Key dan pacarnya beda sekolah mereka tetap bisa berhubungan baik, aku iri dengan hal itu. Ya ku akui aku memang suka dengan Eunsu pacar Key itu semua berawal dari pertemuanku dengannya 3 bulan yang lalu
*flasback*
Selesai manggung aku dan ke 3 personil band ku, kembali ke backstage seperti biasa kami pulang sendiri sendiri. Ketika aku sedang berjalan, tiba tiba ada seorang wanita datang menghampiriku
“kau salah satu perssonil band yang tadi kan?” tanyanya
“ne..waeyo?”tanyaku balik
“aku menyukainya, sangat menyentuh hati” jelasnya. Mwo? Baru kali ini ada seseorang yang memuji laguku kecuali orang orang terdekatku
“ah, kamshamnida sudah menyukainya” kataku berterima kasih, ia membalasnya dengan senyumnya yang sangat manis. Benar benar cantik, tiba tiba kulihat Key berlari kearahku
“Eunsu mianhae aku terlambat” jawabku dengan napas tersengal sengal
“ne..gwencanayo oppa” jawab wanita ini. B..bo..BOE? oppa? Memangnya Key punya adik? Sepertinya tidak aku tau Key dari semenjak SD hingga sekarang dia tidak mempunyai adik, jangan bilang kalau iti pacar Key.
“ya Jonghyun, kau sudah tampil ternyata, mian aku terlambat menontonmu. Oh ya kenalkan dia adalah pacarku, Song Eunsu. Nah Eunsu ini adalah Jonghyun sahabatku” jelas Key. Kami pun saling berkenalan
“Song Eunsu Imnida” katanya Eunsu lalu membungkuk
“Lee Jonghyun imnida” jawabku. “Jonghyun aku duluan ya aku dan Eunsu ingin berkencan dulu hehe, annyeong” pamitnya Key padaku. “ne… pergilah bersenang senang” jawabkku, mereka pun pergi
*flasback end*
Begitulah, dalam sekejap aku jatuh cinta pada Eunsu, dan sampai sekarang baik Key mau pun Eunsu tidak ada yang tau akan perasaanku.
*disekolah
“Hhh” desahku disela sela lamunanku. “jangan sering melamun, itu tidak akan membantu kau untuk cepat mendapat wanita” komentar teman sekelasku, “lebih baik melamun dari pada kau si Yadong yang hobi menontn film yadong, wajahmu saja seperti itu” hardikku. “enak sekali ya Key punya pacar yang cantik, baik juga ramah” kata Jungsin, “kau dapat dimana sih?” tanya Minhyuk, “yang pasti bukan di tempat sembarangan, aku mendapatkannya di surga” jawab Key, aku hanya mencibir mendengarnya, cih dasar ~
Key mulai memencet tombol tombol ponselnya. “yebaseo?” tanyanya,”Eunsu nanti aku pulang bisa mampir kesekolahku dulu, aku ingin bertemu hehe” tak sengaja aku mendengar pembicaraany dengan Eunsu, CIH lelaki macam apa itu, seharusnya dia yang menghampiri Eunsu bukan malah Eunsu yang menghampiri dia. Dasar PABO! Komenku dalam hati.
Bel sekolah pun berbunyi, aku hendak membuntuti Key. Ternyata Key bertemu dengan Eunsu di taman dekat sekolah ku dan sekolah Eunsu. Aku berusaha mengikuti mereka dari belakang, aku berusaha supaya tak terlihat mereka berdua. Mereka berjalan jalan sampai sore, ketika ia ngin pulang Key hanya mengantar Eunsu sampai stasiun, karena khawatir aku mengikuti Eunsu. Sedikit sedikit aku mulai menampakkan keberadaanku. Tiba tiba Hujan turun deras, kulihat Eunsu terburu buru “Eunsu!” teriakku memanggilnya sontak orang yang di panggil menoleh, tapi belum sempat aku mengapainya ia sudah berjalanlagi kali ini ia menuju halte untuk berteduh
“hey, Eunsu mengapa kau cepat sekali” tanyaku dengan napas tersengal sengal, “kenapa kau ada disini?” tanya Eunsu balik namun ia menutupi wajahnya dengan sapu tangan. “ah aku sedang berjalan jalan saja” jawabku berbohong, “kenapa kau menutupi wajahmu?” tanyaku. “anniyo nan Gwencana” jawabnya singkat, “jeongmal?” tanyaku lagi. “ne.. jeongmal Gwencana” jawabnya memastikan. Karena penarasan aku menarik paksa sapu tangannya . dan “hyaaaaaaaaaaaa! Siapa kau”teriakku sampai aku terjatuh, betapa kagetnya aku melihat wajah Eunsu yang MENYERAMKAN, matanya hitam seperti hantu, mukanya sangat pucat, apa aku bermimpi, ini tak mungkin Eunsu!
“kenapa kau tega?” tanyanya dengan berlinang airmata, “ah mianhae sungguh aku sangat tak percaya, aku Eunsu kan? Kau tidak berubahkan?” tanyaku memastikan dia hanya diam. “sebaiknya kita pulang” usulku aku mengantarkan Eunsu pulang lalu Eunsu hanya mengangguk
Dirumah Eunsu kami berbincang bincang, “beginilah aku kalu tidak memakai make up, kau masih kaget ya?” tanya Eunsu “eng….i.ii..iya hehe” kataku gugup sungguh aku masih bingung
“aku sangat jelek ya?” tanya Eunsu lagi, “ah.. t..ti..tidak ko” jawabku meyakinkan, “sudah janagn berbohong jujur saja” paksanya. “ne.. aku sudah jujur,walau pun kau masih terlihat aneh” jawabku. “Jonghyun, aku boleh meminta sesuatu padamu?” pinta Eunsu. “hemm? Ne.. minta apa?” tanyaku
“tolong rahasiakan semua ini dari Key aku tak ingin dia tau dulu aku belum siap” jelasnya
“hemm, baiklah aku rahasiakan, boleh eku menyarankan?” tanyaku, “ne..apa itu?” tanya Eunsu
“sebenarnya kau cantik jika tidak memakai make up asal kau percaya diri dengan dirimu sendiri” kataku menyarankan, Eunsu hanya diam dan menundukkan kepalanya tak berbicara apa apa. “sebaiknya aku pulang dulu, annyeong” pamitku. Setelah tau akau hal itu aku mulai tau kenapa Eunsu tampil sangat cantik, dia memakai make up, tak kusangka kukira dia memang cantik dari awal tetapi aku salah.
Esoknya ak berntanya pada Key “Key, apa yang pertama ka;i kau lihat dari seorsng wanita?” tanyaku
“wajahnya, karena pernah ada yang bilang bahwa cinta bisa muncul ketika pertama kali kau melihat wajah wanita” jawab Key, aishh sudah ku duga pasti Key melihat wanita dari wajahnya. “tapi kalau wanita itu hanya cantik karena di buat buat? Bagaimana?” tanyaku lagi, Key pun menjawab “buang saja wanita itu” jawabnya singkat aku hanya bisa diam mendengar ucapan Key. Bagaimana kalau dia tau pacarnya cantik hanya karena dia make up? Aishh kasiahn sekali Eunsu.
Pulang sekolah aku memutuskan untuk mampir ke supermarket terdekat,tak kusanggaku disana aku bertemu Eunsu, “Eunsu?” panggilku orang yang di panggil pun menoleh “Jonghyun? Sedang apa disini?” tanyanya, “aku sedang mencari makanan ringan dan kau sedang apa disini?” tanyaku balik. “aku sedang mencari hadiah untuk Key, besok dia berulang tahun” jelasnya, aishb kenapa aku bisa lupa besok adalah ulang tahun Key? Ottokeh?
“wah aku baik sekali memberikannya hadiah” kataku, Eunsu hanya membalas dengan senyumannya. Manis, maka dari itu aku menyukainya , selain itu Eunsu mempunyai sifat yang ramah, ah aku suka ^^
“oya Jongyun Minggu besok ku dengar kau akan live disekolahmu ya? Aku akan menontonmu, maka dari itu kau harus tampil bagus arra?” kata Eunsu, “ne… aku akan tampilkan yang terbaik, kamshamnida Song Eunsu” kataku sambil membungkukkan badanku, “baiklah aku duluan ya, annyeong” katanya ramah. Walau pun Eunsu memakai make up tapi dia adalah seorang perempuan yang ramah aku jadi lupa dengan wajah aslinya.
*saat live
Love Love Love everybody
Clap Clap Clap I want you back to me
I would feel like I own the whole world

Love love love
tepuk tangan memeriahkan acara ini, seperti biasa kami sukses tampil
“wah banyak sekali ya yang menonton” kata Yonghwa
“ne.. banyak sekali, untung saja kita berhasil membawakan lagu” unjar Minhyuk, “ya, Jonggie, tak biasanya kau tadi terlihat tampak sangat bahagia, waeyo? Kau sudah menemukan pacar ya?” tebak Minhyuk
“anniyo, memang sedang bersemangat saja “ jawabku singkat lalu berlenggang pergi menumia Eunsu
“Eunsu” panggilku, “ah Jonghyun, tadi penampilanmu bagus sekali” puji Eunsu, “kamshamnida” ucapkuu bertetima kasih. “kau sudah bertemu dengan Key?” tanyaku, “belum aku tidak tahu dimana Key” jawabnya. Tiba tiba Key datang, “hey, kalian. Eunsu maaf aku terlambat lagi tadi sangat macet di jalan” unjar Key, dari belakang 3 personil band ku datang dan langsung menyiram Key
“haha happy birthday Key kali ini kau tak bisa lari dari kami hahah” kata Minhyuk, aku yang tidak mau ikut ikutan pun terkena ibasnya aku basah, lalu ku lihat Yonghwa menarik Eunsu
“wah ada Eunsu! Karena kau pacarnya jadi kau harus kena juga hahah” kata Yonghwa. Omo jangan sampai Eunsu terkena air, bisa bisa make upnya nanti luntur, baru saja aku ingin menyelamatkan Eunsu tapi tak bisa tubuhku di cegah oleh Jungsin “mau kenama kau, biarkan Key menyelamatkan pacarnya” kata Jungsin. Key pun menghampiri Eunsu, “Eunsu kau tak apa apa kan?” tanyanya lalu menganggkat wajah Eunsu, tapi seketika wajah Key berubah menjadi jijik , “siapa kauu?yaaa mana Eunsu?” tanya Key betapa kagetnya ia melihat wajah Eunsu yang luntur dengan make up. Eunsu hanya diam dan menundukkan wajahnya, karena refleks akau memukul perut Junsin, “lepaskan!!” bentakku, kulihat Key mengguncangkan bahu Eunsu “dimana Eunsu! Siapa kau? Jawab aku!” ucapnya. Eunsu pun bangkit dan berlari menjauhi kami semua, “Eunsu!!” paggilku namun Eunsu terus saja berlari, aku menghampiri Key yang hanya diam dengan tatapan nanar “Key cepat aku kejar dia!” perintahku namun Key hanya diam saja, aku yakin dia sangat terkejut. “aisssh” aku pun berlari dan mengejar Eunsu. Aku menemukan Eunsu di taman kulihat ia menangis tersedu sedu, “Eunsu? Gwencana?” tanyaku Eunsu hanya diam, yang aku dengar suara tangis dari balik tangannya dia menutupi wajahnya dengan tangannya. “uljima Eunsu” aku menyodorkan handuk bersih kapadanya, “pakai ini wajahmu jadi kotor tuh” alalu ia mengambil handuk itu di tanganku. Kemudia aku duduk di sampingnya “sudah, sudah” kataku menenangkan, “dia pasti membenciku” ucapnya dengan suara parau, “dia hanya kaget, mungkin dia marah karena kau tak berkata jujur, namun percayalah kalau dia mencintaimu pasti ia akan mengejarmu dan meminta penjelasan darimu” jelasku, “tapi aku takut, aku takut akan kehilangannya” katanya lagi. Aishh memangnya hanya dia apa pria di dunia ini kan masih ada aku, “memangnya hanya dia pria di dunia ini, tenang saja pasti ada yang lebih baik darinya” unjarku. “tapi..” suaranya tertahan, “tapi apa? Sudah hadapi saja dulu” jawabku santai. “’sudah sore sebaiknya kau pulang” kaaku pada Eunsu, dia hanya diam saja. “aaishh jinjja, aku antarkan kan sampai stasiun, kajja!” kataku, aku pun mengantarkan dia sampai ke stasiun
~~~~~~~~~~~,
Esknya disekolah kulihat Key hanya diam tidak seperti biasanya, “kenapa kau? Jangan bilang kau putus dengan Eunsu” tanyaku, “iya aku memang sudah putus dengannya” jawabnya singkat. “mwo? Jadi kau sudah putus dari Eunsu? Jangan bilang hanya karena masalah sepele yang kemarin” tanyaku lagi kali ini suaraku aga membentak, “memang itu penyebab utamanya” katanya lagi. “OMO?!!! Dasar namja PABO! Cetek sekali otakmu, hanya karena dia memakai make up lalu membohongimu lantas kau memutuskannya? Seharusnya kau bicarakan masalah ini baik baik dengannya, kau tau di sangat takut kehilanganmu!!” jelasku panjang lebar. “kenapa jadi kau yang repot? Kau menyukai Eunsu haa? Sana pergi dengan wanita itu!” bentaknnya lalu pergi meninggalkanku. Aishh Jinjja aku benci padanya, dia sudah menyakiti Eunsu
*minggu pagi
Biasanya hari ini aku sedang manggu tapi jadwalku hari ini sedang kosong, tiba tiba dari belakang ada yang memanggil namaku “Jonghyun” aku pun menoleh kebelakang dan mendapati Eunsu yang mulai mendekat “annyeong haseyo” sapanya “ah.. ne, annyeong haseyo, sedang apa disini Eunsu?” tanyaku. “aku sedang berjalan jalan saja, minggu ini kau tidak ada jadwal ya?” tanya Eunsu, “ne.. aku sedang kosong. Amu kutemani berjalan jalan?” tanyaku, Eunsu hany mengangguk
“Eunsu.. aku sudah tau dari Key bahwa kalian sudah tak berhubungan” kataku hati hati. Lalu Eunsu hanya tersenyum menanggapi kata kataku, “kau harus bisa melupakan namja pabo itu!” kataku bersemangat, “ne.. aku akan berusaha” katanya lembut. “ehm..ehm.. Eunsu aku…aku menyukaimu” kataku jujur, aishh Jonghyun pabo!. “hihi, “akujuga menyukai…menyukai kebaikanmu Jonghyun” katanya lembut aku malu hahah pipiku merah, “kajja kita berjalan jalan jangan dian saja di sini” ajaknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: