minnie me ^^

21 Nov

Annyeong ^^
Ini ff one shot pertamaku, mian yo kalo geje *bow*

Di taman yang sepi ini aku sering bertemu dengannya dan sampai saat ini dia menjadi namjachiguku. Kenalkan Kim Soeyoung imnida, aku adalah seorang mahasiswi universitas SEOUL. Aku memiliki seorang namjachigu yang amat sangat aku cintai, hanya dia yang bisa menghiburku di saat aku sedih dan hanya dia yang aku butuhkan ketika aku sedang dalam keterpurukkan. Pertama kali aku bertemu dengannya di taman ini. Hari ini seperti biasa dia mengajakku bertemu disini namun sudah 10 menit aku menunggunya di sini,tidak biasanya dia seperti ini selama 2tahun aku berhubungan dengannya dia sangat jarang dan bahkan tidak pernah terlambat,apa mungkin terjadi sesuatu dengannya? Aku pun mecoba menelfonnya. Tapi hasinya nihil dia tidak bisa di hubungi, baiklah aku akan menunggu dia sebentar lagi. Kulihat sekelilingku, keadaanya persis seperti kejadian 2tahun yang lalu
*flasback*
Tak sengaja aku bertemu dengan Kyuhyun di sebuah cafe tetapi kenapa ia bersama wanita lain? Siapa wanita itu? mengapa mereka mesrasekali? Ya tuhan aku tak sanggup melihatnya. Dengan ragu akhirnya aku menelfon aku Kyuhyun , cukup lama ia menggakat telfonku
“yeobaseo?” jawabnya sedikit pelan sepertinya agar wanita di sebelahnya tak mendengar percakapannya
“kau dimana chagiya? Bisa menjemputku sekarang?” ucapku berbohong, padahal aku sedang melihat gerak geriknya.
“aduh,mian chagi aku sedang sibuk dengan tugas kantorku dan mungkin aku bisa lembur malam ini” MWO?? Apa apaan dia berbohong seperti itu denganku, tanpa babibu aku menutup telfonnya dan menghampiri dirinya
“sibuk ya chagi” sindirku kini aku duduk di belakang mereka berdua,betapa kagetnya dia ketika melihatku berada di sini.
“Mwo? A….apa…. ini?”ucap si gadis kaget
“boleh aku meminjam namjamu sebentar,ada yang ingin aku bicarakan.PENTING!” ucapku yang sekarang sangat susah mengontrol emosiku, langsung ku tarik tangan Kyuhyun dan membawanya pergi beberapa meter dari gadis itu. PLAK! Satu tamparan mulus dariku mengenai pipinya,
“ha! Namja brengsek, dengan enaknya kau berbohong sedang sibuk di kantor dan tenyata kau malah sibuk dengan wanita lain?” aku pun sudah tak bisa mengatur emosiku sekarang. Di hanya diam menatapku tak bicara satu kata pun, memang baru kali ini aku sangat kasar padanya tapi ini setimpal dengan apa yang ia telah perbuat padaku, “kenapa diam saja? Malu karena ketahuan kau lelaki hidung belang?” ku desak dia,”jawab aku CHO KYUHYUN!” bentakku
“mianhae Seoyoung,jeomal mianhae” hanya kata kata itu yang muncul dari mulutnya. Aku melepaskan kalung pemberiannya saat aku berulangtahun,ku lemparkan tepat di wajahnya
“jangan meminta maaf padaku! Minta maaf pada wanita itu karena kau juga membohonginya, dan mulai dari sekarang jangan pernah hubungi aku lagi, hubungan kita ber akhir!” ucap ku seraya meninggalkan cafe.
Airmataku sudah tak bisa ku bendung lagi, aku pu menangis di sebuah taman yang sepi namun suasannya cocok untuk menenangkan diri. Sakit rasanya harus di bohongi orang yang sangat kita cintai,air mataku terus turun aku menutp wajahku dengan kedua tanganku, tiba-tiba
“agessi apa kau baik baik saja?” tanya seseorang padaku,aku menghiraukanya dan terus menangis
“jangan membuang air matamu hanya karena seorang namja brengsek” katanya seraya duduk di sampingku, aku kaget setengah mati dari mana orang ini tau apa mungkin dia peramal-,-
“mwo? Darimana kau tau? Tetapi bukannya menjawab dia malah tertawa
“haha, benarkan? Ah kau ini namja seperti itu harusnya kau buang jauh jauh” tambahnya semakin membuatku bingung
“yaaa,tidak ada yang lucu,jangan tertawa kau hanya menambah emosiku”
“omo? Miahae agessi,bukan maksudku”
“yasudah pergilah kau, tinggalkan aku sendiri” pintaku
“shirro, aku tak mau meninggalkanmu sendiri disini terlalu berbahaya, nanti kau berbuat macam macam lagi”
“yaa! Pabo sekali dirimu, mana mungkin aku akan sebodoh itu, sudahlah pergi sana” aku pun mengusirnya
“shirro,oyaa mau menemaniku tidak memakan eskrim? Aku yang membayar” ia pun tersenyum . omona mengapa senyumnya imut sekali o_o
“shirro aku mau di sini saja” tolakku
“ah! Ayoolah” dan dia langsung menarik tanganku, entah mengapa aku tak bisa menolaknya
“kau mau rasa apa?” tanyanya padaku
“terserah kau saja” jawabku malas
“oya kita belum kenalan” iya menjulurkan tangannya “Lee Sungmin imnida” dengan senyum yang sangat imut
“Kim Seoyoung imnida” kusambut tangannya
“kau sering ketempat ini untuk menangis?” seraya memberikanku eskrim yang tadi ia pesan
“tidak aku baru kali ini kemari” jawabku singkat. Tiba tiba hujan turun dengan deras,aku dan sungmin mencari tempat untuk berteduh. Kamu pun berteduh di sebuah pohon yang sangat besar yang mampu melindungiku dari hujan yang sangat deras ini.
“ah, hujannya mengagetkan” cibir sungmin,aku hanya tersenyum mendengar perkataanya. Tak beberapa lama kemudian hujan pun berhenti aku pun memutuskan untuk pulang ke apartemenku dan menenangkan diri dikamarku.
“hem, sungmin-ssi aku pulang duluan ya” pamitku padanya
“mwo? Pulang? Aku antarkan mau?” tawarnya
“anni.. tak perlu aku bisa sendiri” tolakku aku pun segera berjalan meninggalkan dia di taman, ketika aku sedang menunggu bis untuk ku tumpangi seperti ada seseorang yang memanggilku
“Seoyoung-ssi!!!” teriakknya aku pun menoleh ke arah suara itu ‘seperti pernah mendengar’ batinku,benar dugaanku itu sungmin. Mau apa lagi dia, tapi kenapa ia memakai motor warna pink yang sangat mencolok dan ingin membuatku tertawa melihatnya.dia pun turun dari motor pinknya
“Seoyoung-ssi tunggu aku, biarkan aku mengatarmu pulang ini sebagai tanda ucapan terima kasihku padamu karena kamu mau menemaniku memakan eskrim” jelasnya
“anniyo, shirro aku tak mau!” tolakku “lagi pula aku mau menemanimu karena kau yang membayar eskrim itu” tambahku. Dengan cepat iya menarik tanganku dan sekali lagi aku tak bisa menolaknya, entah mengapa.
“sudah lah jangan pura pura tak butuh hiburan aku tau, kau ingin pulang cepat dan mengunci dirimu sendirian di apartemenmu kan? Tebaknya
“hanya itu yang aku bisa lakukan sekarang” kataku pasrah
“lalu untuk apa aku disini kalau bukan untuk menghibur orang yang sedang sedih?” dia pun terus melajukan motor pinknya mengikuti jalan.
“apa hanya itu pekerjaanmu? Ha~ tak berguna” ejekku
“MWO? Apa katamu?” ia pun mengerem motornya dan membuatku terpaksa terbentur oleh punggungnya
“aww… kau bisa mengendarainya tidak sih? Sakit nih” gerutuku tak memperdulikan pernyataanku tadi
“dasar cewek aneh” bisiknya
“MWO? Apa kau bilang?” kataku marah
“anniyo… pegangan aku akan mengebut” dengan senyum evilnya karena terpaksa kau pun memegang pinggangnya dan dia melajukan motornya dengan kecepatan yang lebih kencang dari sebelumnya. Ia membawaku mengelilingi sungai Han, tak kusangka sungai Han indah bahkan sangat indah ketika sore. Kau menghirup udara dari sungai Han entah mengapa air mataku menetes seketika itu juga sungmin yang melihatku menangis meminjamkan bahunya padaku aku pun menangis sejadinya di bahu sungmin. Hari sudah hampir gelap sungmin pun mengantarku pulang, perasaanku hari ini sangat bercampur namun aku sangat berterima kasih pada sungmi karena dia berhasil membuatku tersenyum padahal aku sedang mendapat kejadian yang sangat membuat hatiku hancur ‘gomawo sungmin-ssi’ batinku. Sampailah aku di depan apartemenku, tak lupa tadi aku mengucapkan terima kasih dan sungmin meminta alamat emailku, katanya agar dia bisa mempermudahnya untuk mengajakku memakan eskrim bersamanya.
Aku menghempaskan tubuhku ke tempat tidurku dan kembali menangisi namja brengsek itu, kenapa saat aku bersama sungmin aku bisa berhenti menangis? Entahlah. Hampir semalaman aku menagis dan hasilnya adalah kantung mataku yang menghitam dan bengkak!
“yaaa seo pabo bagaimana aku bisa berangkat kuliah dengan keadaan seperti ini” ucapku ketika dihadapan cermin, aku pun segera menelfon Haejin
“yeobaseo” ucapku
“ne.. yeobaseo Seo, kemana saja kau seharian kau tak mengabariku!” protes Haejin
“hehe mianhae Haejin aku sedang tidak enak badan aku tolong izinkan aku ya?”
“jinjja? Sakit apa kau? Baiklah nanti aku akan ke apartemenmu, jangan lupa makan, arraseo?” katanya seperti ahjuma ^^
“ne…gomawo Hae” kataku
“yasudah aku masuk kekelas dulu annyeong” dan menutup sambungannya. Aku ingat kemarin Sungmin meminta emailku, aku pun mengecek emailku dan ternyata….. ADA

From : sungmin_minnie
Annyeong Soeyoung^^
apa kau mau menemaniku lusa memakan eskrim di tempat kemarin? Kalau ya datanglah ke taman kemarin jam 2. Aku tunggu ^^ jangan lupa janjimu

aku hanya tersenyum dan membalasnya

to : sungmin_minnie
Annyeong Sungmin^^
Baiklah aku akan datang tapi kali ini byar sendiri diri saja ya? Tunggu aku disana, aku tak akan lupa janjiku ^^

SENT………

Sudah sebulan aku dan sungmin bertukar email dan bertemu untuk makan eskrim bersama sekarang kami pun menjadi dekat dia sering mengajakku jalan jalan bersama Haejin, ya sahabatku ini tau aku sedang dekat dengan Sungmin, dan dia sangat mendukungku dengan Sungmin, tetapi walau begitu aku masih susah untuk melipakan Kyu, yaaa aku memang yeoja bodoh yang masih susah untuk melupakan namja brengsek yang sudah melukai hatinya
Drrrrt…drrrt.. handphone ku bergetar aku cek dan ternyata sms dari minnie, haha aku memang memanggil Sungmin minnie dan dia suka di panggil seperti itu
From : Minnie
Seoyoung bisa kau temui aku di taman sekarang? Ini sangat penting
Aku bingung dan membalasnya
To : Minnie
Ada apa kenapa bicaranya disini saja?
Tak lama kemudian ada balasan darinya
From : Minnie
Tidak bisa! Aku mohon Seoyoung-ahh 😦
Ah kenapa mendadak sekali, aku bersiap siap dan langsung menuju halte bus. Lalu sampai di sana aku tak melihat Sungmin dimana pun yang aku temukan hanya sepucuk surat berwarna pink yang bertuliskan namaku, apa maksudnya ini? Tanya batinku. Aku pun duduk di tempat biasanya tiba tiba dari belakang ada yang menutup mataku, karena kaget aku pun memukul tangan yang menghalangi mataku
“aww~ sakit Seo!” bentak sang empunya tangan
“ah, mianhae minnie aku tidak tau kalau itu kamu” mohon ku, iya hanya tersenyum memperlihatkan giginya tanda memaafkanku
“jadi untuk apa kau menyuruhku kesini, ada hal yang sangat pentingkah?” tanyaku
“ada! Tunggu sebentar” iya pun pergi menuju mobilnya dan tak lama kemudian dia kembali membawa gitar di tanggannya, ia pun duduk di sampingku dan mulai menyayi, tidak seperti biasanya dia begini, batinku
Ia mulai menyanyikan lagu kesukaanku Shining Star yang di nyayikan oleh Super Junior ^^. Tak kusangka suara minnie sangat lembut,aku sangat menikmati lagu yang ia nyanyikan namun tiba tiba ia berhenti
“ah, wae? Kenapa kau berhenti?”tanyaku padanya
“anniyo, aku hanya ingin bicara jujur padamu” aku hanya menggangukkan kepalaku. “kau tau lagu yang ku nyayikan apa maksudnya?” aku bingung tak bisa menjawab. Di menggenggam tanganku erat dan mendekatkan bibirnya di telingaku lalu berbisik “ saranghaeyo seoyoung” lalu ia menatapku dan berkata “maukah kau menjadi yeojachiguku?” DEG! Seperti tertusuk pisau yang tajam mengenai jantungku, entah darimana air mataku jatuh dan aku tak sanggup menatapnya,ia memegang daguku dan menaikkan wajahku agar aku melihat dirinya
“aku tau kau belum sepenuhnya melupakan Kyu tapi aku tahu kau sudah bisa mencintai orang lain” aku kaget dan menatap wajahnya
“maukah kau belajar melupakan kyu dan belajar mencintaiku, aku akan sabar membantumu untuk mencintaiku dengan caraku” kemudian ia mencium keningku dan berkata “saranghaeyo seoyoung” memelukku erat seakan dia tak mau lepas dariku tangisku semakin pecah dan aku membalas kata katanya “nado, saranghaeyo minnie” aku balas pelukannya tak kalah erat.
“gomawo seoyoung-ahh” tersenyum padaku. “tapi kau harus berjanji padaku satu hal” ucapnya lagi
“apaa?” tanyaku
“jangan menangisi pria itu lagi, karena kau akan selalu ada disampingmu sampai kapan pun. Aku tak suka kau menangisi pria itu. arraseo?!
“hehe, ne.. arraseo” kataku seraya tersenyum padanya
“buat aku melupakan pria itu dan buat aku tergila gila padamu” pintaku padanya
“NE!! Aku akan berusaha hehe hwaiting^^” ia pun mengambil gitarnya dan mulai menyayikan lagu Shining Star yang sempat tertunda tadi
shining star! like a little diamond, makes me love
looking at me with the sweet smile that’s like a dream to me, wishper to me
we’ll always be together, ’til the end of time
oh! day by day, stay by my side always
stay in my heart, dazzling, shining my love
always hoping.. that you’ll be smiling at that place
even when you’re suffering because of misunderstandings and reasonless hate
look at a further place.. it’s the start now. when you want to cry, lean on me
even though i’m lacking.. i’ll protect you
love flies to the deepest part of the heart from the start and makes me warm
the never-changing trembling… you are..
shining star! like a little diamond, makes me love
looking at me with the sweet smile that’s like a dream to me, wishper to me
we’ll always be together, ’til the end of time
shining star, brighter than the sun.. you’re like the sunshine.. your eyes give me rest
when you’re tired, shed light on my heart.. promise to believe you.. i’ll always be on your side
i’ll embrace your small shoulders with a love larger than anyone else
love flies to the deepest part of the heart from the start and makes me warm
the never-changing trembling… you are..
shining star! like a little diamond, makes me love
looking at me with the sweet smile that’s like a dream to me, wishper to me
we’ll always be together
shining star! like a little diamond, makes me love
looking at me with the sweet smile that’s like a dream to me, wishper to me
we’ll always be together, ’til the end of time

*flas back end*
Sudah ampir satu setengah jam aku menunggunya disini, aigo kau kemana chagi aku khawatir 😦
Tiba tiba dari kejauhan minnie melambaikan tangannya dan tak lama ia sudah berada di depanku
“darimana saja kau? Aku sudah seperti lumut menunggumu disini sendirian!” aku memarahinya dia hanya menunduk dan duduk di sampingku.
“mianhae chagiya jeomal mianhae tadi bossku menambahkan pekerjaanku aku ingin menelfonmu namun battrai handphone ku sudah habis” jelasnya, entah mengapa walau sepertinya ada yang dia sembunyikan dariku namun aku tidak bisa memarahinya.
“chagi, ikut aku mau?” ajaknya dan menarik tangganku
“mau kemana kita?” tanyaku.
Setibanya di tempat yang dituju, mataku ditutup olehnya
“minnie,ada apa jangan bercanda” ucapku khawatir
“sabar chagiyaa” dia terus menutup mataku dan seketika dibuka aku kaget bukan kepalang melihat apa yan ada di depanku. Sungai Han di malam hari,dan lampu lampu tamannya yang redup ah indah sekali, tapi tunggu apa itu? sepertinya ada Haejin dan Donghae yang melambaikan tangan, dan ternyata itu benar mereka, ketika mataku sudah fokus terhadap mereka aku berteriak
“sedang apa kalian?” tanyaku,merekapun berbalik memunggungiku. Betapa terkejutnya aku melihat kaus yang mereka pakai ada nama dan bentuk hati, Haejin memekai kaus yang bertuliskan namaku sedangkan Donghae memakai kaus yang berbentuk hati ia meranggul Hejin dan tanggan mereka berdua membentuk hati. Tiba tiba dari belakang Sungmin memeluku.
“kau suka seoyoung-ah” tanyanya padaku
“ne..sangat suka,tapi kenapa kau membuatkan ini padaku?”tanyanyaku balik
“tidak bolehkah seorang namjachigu mmbuatkan ini untuk calon istrinya?” jelasnya,sontak aku kaget dengan perkataannyanku
“maksudmu minnie” dengan petikkan jari minnie, lampu lampu taman meredup dan ku lihat di sebrang sana ada lampu lampu kecil yang bertuliskan Would You Marry Me, ia pun memegang tanganku dan menyematkan cincin yang amatsangat indah dan berkata “mau kahkau mendampingi hidupku Kim Seoyoung” tanpa ragu aku pun menjawab “yes, I Do” ia pung langsung memelukku dan mengecup keningku.

THE END~~~~
Aigoo,mian ya ancur banget hehe ga tepat waktu lagi publisnya :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: